Day 31 ( Ramadhan 4 )
Selamat pagi, selamat memulai aktivitas di hari ini. Gimana puasa kawan-kawan yang muslim? Lancar? Puji Tuhan. Hehehe, gue malu, karena 3 hari berturut-turut batal terus puasanya. Maklum, masih pemula dan baru mencoba untuk ikut puasa di ramadhan tahun ini. Oke, kali ini gue yakin banget bisa full dan berhasil puasanya. Amin.
Soalnya tadi pagi gue bangun jam 4 dan makan dulu. Gimana ya itu,? Apakah puasanya termasuk batal atau ndak. Soalnya gue pikir itu masih masuk waktu sahur. Tolong responnya teman2. Bisa komen di kolom komentar atau PC gue.
Baiklah, gue rasa sampai sini dulu pembukaan kita buat pagi ini. Jangan malas-malas, buruan buka jendela rumah nya, nanti keburu rejekinya di patok ayam.
"Nasihat mamak2"
Selamat pagi, Tuhan Yesus Memberkati...
Day 30 ( Ramadhan 3) ~batal 3x~
Yah, untuk kali ke-3, gue batal plus gagal lagi nih. Harapan dan niat buat puasa full hari ini, ndak bisa dipenuhi. Gimana ya? Apa gue nyerah aja, atau gue coba lagi? Tapi sampai kapan, dari kemarin gue rasa gak ada kemajuan sama sekali. Hufff, oke. Gue bakalan coba lagi buat besok. Kalo besok gue gagal, berarti gue nyerah aja, tapi kalo besok gue bisa full puasanya, berarti gue tetap lanjutin niat gue untuk ramadhan kali ini.
Semangat-semangat. Tuhan memberkati.
Day 32 (Nikmati masa SMA, tapi jangan lupa dengan masa tua)
Masa SMA itu masa-masa yang penuh dengan cerita. Jatuh, bangun, senang, sedih, suka, duka, canda dan tawa. Semuanya campur aduk jadi satu. Banyak juga kejadian-kejadian yang memorable atau sulit dilupakan. Pengalaman pertama kali ditembak pacar atau pengalaman pertama untuk berani saling kenal. Macam-macam lah pokoknya. Tapi, dibalik itu semua, kita juga perlu ingat, kalau masa SMA itu masa dimana kita belajar mencari jati diri, masa dimana kita sudah harus berani mementukan pilihan dan sikap atas hidup ini. Paham konsekuensi dari suatu keputusan dan tindakan yang kita lakukan. Mengerti dan mampu membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Masa yang mungkin paling menentukan bagaimana hidup kita ke depan.
Sesuai dengan judul blog di atas, 'Nikmati masa SMA, tapi jangan lupa dengan masa tua' itu yang bisa aku bagiin kali ini. Buat kalian mungkin yang sekarang masih duduk di bangku SD, SMP, atau bahkan TK karena aku yakin, anak zaman sekarang udah paham betul sama yang namanya hp atau gadget. Jadi ya gak menutup kemungkinan kalian udah bisa berpikir jauh ke depan. Siap-siap aja, jangan terlalu terlena dengan masa sekolah sekarang. Boleh menikmati tapi jangan sampai lupa diri.
Apalagi buat kalian yang mungkin saat ini baru menduduki bangku SMA, jangan sampai terlalu euforia dengan perpindahan baru kalian. Langsung pasang target, apa yang mau kalian capai dan apa resolusi baru level pendidikan kalian. Mungkin kemarin saat SMP kalian masih bertahan di peringkat 5, maka di SMA sekarang, kalian paling tidak harus mempertahankan atau lebih bagus lagi kalau sampai mengalami peningkatan.
Kalau boleh berbagi cerita nih, saat pengalaman kemarin selama di SMA bisa dibilang ada sedikit penyesalan. Mengapa? Karena aku rasa lebih banyak main-mainnya daripada belajarnya. Sungguh. Maka dari itu, kalian yang baru menginjakan kaki di bangku SMA saat ini, apalagi di era covid-19 punya banyak tantangan dan tanggung jawab besar. Ingatlah tujuan dan cita-cita kalian. Selalu berusaha, bersemangat, dan berjuang. Sekian.
Day 31 (Daripada sibuk berharap sama yang gak jelas, mending bangun masa depan yang berkelas)
"Jika kalian menyukai seseorang, kemudian memilih menyibukan diri untuk belajar, fokus, meniti karir, percayalah jika memang jodoh, ia akan datang dengan cara yang tidak diduga"
"Tere Liye"
Mengutip kata dari Tere Liye diatas, memang sempat memacuku untuk benar-benar fokus sama apa yang mau ku capai, gak lagi mikirin masalah cinta-cintaan. karena gini ya, rasanya percuma aja kalo aku cuman bisa ngomong cinta tapi gak bisa dan gak punya apa-apa. Bisa dibilang datang cuman modal mulut aja. Malu banget kan jadinya.
Judul blog ini juga aku kutip dari kata-katanya Tere Liye. Sungguh kata-kata yang sangat mencerminkan kondisi anak muda saat ini, termasuk aku ya, hehehe...
Tapi kalau dipikir-pikir, benar juga kan. Terlalu mikirin orang yang belum tentu juga nanti jadi jodoh atau pasangan hidup kita sampai lupa ngurusin diri kita sendiri itu kan lucu. Belajar terus aja, bangun minat dan bakat di bidang tertentu, apapun itu, sampai-sampai kita lupa bahwa kita pernah suka sama orang itu. Dan yang perlu diingat juga, kita semua punya orang tua, ayah ibu, kakek nenek, om dan tante, siapapun yang kita punya sekarang, yang menjadi motivasi hidup kita, jadi motor penggerak buat maju dan terus berkembang. Mereka semua layak dan harus dibahagiakan.
Foto diatas dijepret oleh kawanku saat kami melaksanakan kegiatan kemah Hari Konservasi Alam Nasional tahun 2018 kalau gak salah. Ingat banget momen dimana kami saling tatap-tatapan dan saling berkirim pesan, walaupun aku sih yang banyak nanya dan mulai membuka percakapan via Whatsaap, hehehe. Geli dan lucu kalau ingat pengalaman itu. Dan benar, nyatanya kami gak pernah kontak-kontakan lagi sampai sekarang, dan aku juga belum jadi apa-apa.
Pelajarannya, fokus aja sama dirimu yang sekarang, mau jadi apa, mau belajar apa, dicoba aja semua. Sampai kamu ketemu sama passion dan bakat kamu.
Semangat !
















































































