Menyanyi lagu Human by Christina Perri

 



    Hola, masih stay di blog edisi music kali ini, aku mencoba membawakan lagu Human yang dipopulerkan oleh Mbk Christina Perri, tentunya masih menggunakan aplikasi tiktok. Metode yang aku gunakan juga masih sama, yaitu menggunakan template musik duet yang dibuat oleh rekan yang berasal dari luar negeri. (Gileee, rekan... seperti sudah kenal saja😆). 
    Kalau berbicara soal Christina Perri , apa hal yang pertama kali terlintas di pikiranmu? Kalau aku, pasti langsung kepikiran soal film Twilight. Maksudnya, soundtrack nya itu loh, A Thousand Years. "I have died every day, waiting for you... Darling don't be afraid i have loved you for a thousand years" Yaelah, bawaanya jadi pengen nyanyi aja terus, wkwkwk😁Selain itu, kalau ngomongin soal Christina Perri, pasti gak akan bisa lupa tentang lagu-lagu sedih dan melownya yang dalam banget. 
    Suaranya yang merdu dan berkarakter juga sangat mendukung setiap lagu-lagu yang ia ciptakan dan bawakan, baik dari recording sampai tampil live pun, menurutku suaranya tetap sama dan gak pernah berubah. Tetap stabil bahkan ketika ia harus tampil live dalam posisi duduk sambil memainkan piano. Hmmmm merinding banget kalau udah dengar dia nyanyi, walaupun hanya lewat youtube. 
    Inilah yang bisa riko tampilkan, semoga suka dan terhibur ya...👌


Continue reading Menyanyi lagu Human by Christina Perri

Menyanyi This is Me! (Keala Settle) ~ Bersama artis TikTok

 




    
    'This is me' adalah soundtrack utama dari film The Greatest Showman yang populer di tahun 2017 bertepatan dengan tahun rilisnya. Film yang dibitangi oleh Hugh Jackman, Zac Efron, Zendaya, dan Keala Settle ini terinspirasi dari kisah penciptaan museum Amerika Barnum. Di blog edisi music kali ini, aku kembali berduet dengan artis tiktok dan mencoba menyanyikan beberapa bagian dari lagu yang keren ini. Makna dan pesan yang terkandung di dalamnya sangat kuat dan penuh dengan semangat. Beberapa kalimat lagu yang menurutku sangat memberikan energi seperti, 'When the sharpest word wanna cut me down...'I'm gonna send a flood, gonna drown 'em out.'  

    Menurut pemahamanku, mungkin si penulis lagu ini ingin memberikan pesan bahwa, walaupun orang-orang yang ada di lingkungan sekitarmu tidak mendukungmu bahkan sampai  merendahkanmu, kamu harus tetap kuat dan mengeluarkan energi terbesarmu untuk mematahkan pendapat negatif mereka dan bangkit serta berdiri kokoh layaknya mercusuar yang tinggi. 

    Silakan menikmati lagunya, Tuhan memberkati🙏💪

Continue reading Menyanyi This is Me! (Keala Settle) ~ Bersama artis TikTok

Hari Paskah di tahun 2021

 

    Hari ini, Minggu 04 April 2021 umat nasrani di seluruh dunia memperingati hari paskah , hari kebangkitan Tuhan Yesus Kristus. Sudah bisa ditebak sesuai dengan judulnya kali ini , 'hari paskah', aku akan menceritakan pengalaman mengesankan dalam peryaan paskah tahun ini. Walaupun masih diselimuti rasa was-was dengan adanya virus covid-19, namun tidak dapat mengurangi rasa sukacita dan syukur kami untuk menyambut hari raya paskah ini. 

    Kebetulan hari ini ibu mengajakku untuk pergi ke gereja GPdI  Kadipi Atas, tempat dimana kami biasa melaksanakan ibadah hari minggu. Namun, karena sudah tidak ada motor lagi di rumah, kami pun harus tetap mencari cara agar dapat melakukan ibadah langsung dan bukan ibadah virtual. Cara satu-satunya adalah mencari gereja terdekat dari rumah untuk menjadi tempat beribadah. Beberapa minggu belakangan ini, kami jarang bahkan hampir tidak pernah lagi beribadah di gereja GPdI Kadipi Atas. Namun entah kenapa? Pada pagi hari tadi, ibu ,mengajakku untuk pergi beribadah ke sana. 

    Dengan menggunakan sepeda motor milik tanteku, akhirnya kami bisa sampai juga ke sana. Pukul 07.15 WIB kami memulai perjalanan, di tengah perjalanan juga, kami sempatkan waktu untuk mengisi bahan bakar motor yang ternyata sudah habis kering. Cukup dengan pertalite 2o ribu rupiah, bisa menghantarkan kami ke tempat ibadah dan memulangkan kami sampai dengan selamat ke rumah. Pukul 08.25 kami tiba dan menyempatkan diri untuk mampir ke rumah oma terlebih dahulu. Ketika jarum jam menunjukkan pukul 08.50 WIB, kami pun akhirnya bersiap-siap kembali menuju gereja yang sudah kami lewati sebelumnya.

    Pukul 09.00 WIB tepat kami memulai ibadah paskah. Dengan tetap dijaga ketat oleh aparat kemananan yaitu bapak TNI dan Polri serta memperhatikan protokol kesehatan yang ketat akhirnya kami dapat melaksanakan ibadah hari minggu paskah dengan baik, lancar, dan tanpa kekurangan suatu apapun. Firman Tuhan yang aku dengar juga sangat sesuai dengan situasi dan keadaan saat ini. Intinya, "Jangan pernah menyerah dan tetap semangat terus dalam menggiring Tuhan".  Di akhir ibadah, kami mendapatkan masing-masing satu orang satu, telur paskah cantik yang sudah dikemas dalam plastik. 

    Ibadah selesai, kami pun istirahat sejenak di rumah oma, kemudian tepat pukul 13.30 WIB, kami kembali ke rumah di Pangkalan Bun. Untungnya, walaupun cuaca panas seharian ini, hujan belum juga turun membasahi bumi. Berikut aku tunjukkan beberapa foto setelah selesai ibadah , Selamat hari Paskah, Tuhan memberkati...







Continue reading Hari Paskah di tahun 2021

Surprise Ulang Tahun Bu Prima






         Selamat siang semua, di hari Sabtu yang sangat panas dan terik kali ini, aku akan cerita tentang keseruan perkuliahan beberapa waktu yang lalu, dimana bertepatan juga dengan hari ulang tahun salah satu dosen ku yang juga adalah dosen waliku pada program studi pendidikan fisika di Fakultas Sains dan Matematika Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga. 

    Kejadian menarik terjadi ketika aku tidak kuasa menahan tawa melihat wajah kawan-kawanku yang lain, terutama wajah Elsa, kawanku yang berasal dari Jepara, Jawa Tengah. Hidung ku yang spontan kembang-kempis dan senyuman lebar yang tersimpuh, dilihat bu Prima sebagai sebuah lelucon yang menjadikan suasana perkuliahan mendadak berubah menjadi suasana mencekam. Seketika itu juga bu Prima marah dan sedikit kecewa dengan kami karena merasa dipermainkan dan tidak memperhatikan penjelasan beliau dengan serius 

    Mau tidak mau kami pun akhirnya mengeluarkan kartu kami yang sebenarnya. Melalui Elsa, rahasia kami pun terbongkar, bahwa sebenarnya kami semua sudah memperisiapkan kejutan untuk Bu Prima di hari ulang tahunnya yang pada saat itu juga bertepatan dengan jadwal mengajarnya. 

    Mendengar pengakuan dari kami, bu Prima pun langsung merasa terharu dan sedih. Beliau tidak menyangka bahwa kami telah mempersiapkan kejutan untuknya di hari spesial kelahirannya. Sebenarnya masih ada 30 menit sebelum perkuliahan selesai, namun karena ibu sudah tidak konsen, akhirnya kami diberikan bonus selesai lebih cepat setengah jam dari waktu biasanya. 

    Itulah cerita menarik yang dapat aku bagikan beberapa waktu yang lalu. Sebenarnya ada foto yang sempat diabadikan ibu waktu kami memberi kejutan untuknya, namun aku lupa meletakan file foto itu dimana?😆

    Mungkin di lain waktu bisa aku cari dan aku upload di blog edisi kali ini. Terima kasih untuk teman-teman yang sudah mau mampir. Tuhan memberkati...🙏

Continue reading Surprise Ulang Tahun Bu Prima

Kilas balik perkuliahan Semester 1 bersama Pak Kris

 



    Halo teman-teman... di blog edisi kali ini, aku mau bercerita soal pengalaman kuliah yang paling berkesan di semester 1 kemarin. Sebenarnya sudah lama ingin ku tulis cerita ini, namun, baru bisa tertuang dalam blog kali ini. Mari kita mulai..., jadi sesuai judulnya 'Kilas balik perkuliahan semester 1 bersama Pak Kris'. Pak Wahyu Hari Kristiyanto atau yang sering disapa dengan panggilan Pak Kris, adalah salah satu dosen di perguruan tinggi swasta tempat aku belajar, yaitu UKSW. Kesan saat pertama kali bertemu beliau, beliau adalah orang yang ramah, penuh semangat dan daya positif. Energi yang beliay keluarkan ketika berbicara itu menurutku sangat 'ngena' dan sampai di hati.
    Bukan hanya saat di kelas saja, namun ketika memberikan sambutan atau pengarahan, beliau selalu menyelipkan humor jenaka yang membuat diriku tertawa. Banyak sekali 'insight' dan pemahaman baru yang aku dapat ketika mengikuti perkuliahannya. Secara pribadi, jika ditanya siapa dosen favoritmu sampai saat ini, jawabanku masih tetap sama, Pak Kris😆. Untuk penjelasan konsep pada mata kuliah fisika dasar di semester pertama kemarin, aku cukup memahami dengan baik apa yang beliau terangkan. 
    Bukan berarti dosen-dosen yang lain tidak menyenangkan ya..., aku hanya menulis kesan terdalam dari perkuliahan beliau. Semua dosen yang lain juga punya ciri khas dan karakteristik masing-masing yang tentunya disikapi dan ditanggapi secara berbeda sesuai dengan karakteristik mahasiswa-mahasiswinya. Tetap semangat kuliah apapun jurusannya dan dimanapun tempatnya. Tuhan memberkati💪🙏

Continue reading Kilas balik perkuliahan Semester 1 bersama Pak Kris

PKM 2021.



    PKM adalah salah satu kegiatan/event besar yang dilaksanakan di tingkat universitas. Bagi mahasiswa, kegiatan ini bisa dibilang kegiatan yang paling ditunggu-tunggu. Mengapa? karena pada ajang PKM setiap tahunnya, selalu menantang mahasiswa-mahasiswi untuk dapat terus mengembangkan inovasi baik penelitian maupun konsep/karya tulis yang berguna bagi pembangunan negara. Tentu saja ini juga merupakan salah satu bentuk kontribusi diri pada negeri. Disamping hadiah yang menggiurkan, yang utama adalah bagaimana karya/penelitian yang kita ajukan bisa didanai oleh pemerintah. Bisa dibilang main goalnya lah.
    Di blog kali ini aku mau bercerita soal  kesempatan yang aku dapatkan beberapa waktu lalu, saat aku diajak bergabung oleh dosen fisika dasarku waktu di semester pertama, Pak Wahyu Hari Kristiyanto, atau yang kerap kami sapa dengan panggilan Pak Kris. Awalnya, pak kris menanyakan kepadaku waktu seminar PKM 2021 yang diadakan oleh UKSW untuk angkatan 2020. Tepat pukul 08.55 aku masuk ruang gmeet, ternyata belum ada rekan-rekan mahasiswa yang lain. Yang sudah ada di ruang gmeet saat itu adalah Pak November Riantu Aminu, Dosen mata kuliah kimia ku waktu di semester 1, yang pada saa kegiatan seminar bertindak sebagai moderator, dan Pak Kris sendiri yang saat itu menjadi salah satu narasumber. Sebenarnya pak Nov juga narasumber kegiatan, namun bapak memiliki peran ganda sebagai narasumber dan moderator. 
    "Mas Riko sudah dapat kelompok?"Ujar Pak Kris. "Belum Pak" balasku. "Oya, nanti mas Riko coba cari teman ya, dengan saya saja" Pak Kris berkata demikian. Sontak, aku kaget dan tidak percaya, karena Pak Kris mau mengajakku untuk ambil bagian dalam timnya. Setelah seminar selesai, aku coba menghubungi 2 orang temanku dari jurusan Fisika, Esra dan Marylin. Niatku ternyata disambut baik oleh mereka, namun, kembali lagi, karena waktu pengajuan proposal PKM sangat mepet, aku tidak terlalu berharap banyak untuk bisa terlibat dalam tim bersama mereka. Ditambah lagi, nama dan data diriku ternyata belum terdaftar sama sekali di PPDIKTI, atau Pusat Data dan Informasi Mahasiswa serta Perguruan Tinggi/Swasta se-Indonesia. 
    Setelah beberapa hari berlalu, ternyata belum ada kabar juga dari Pak Kris. Aku pun sempat berpikir, mungkin memang belum jalanku untuk bisa ikut dalam PKM tahun ini. Namun, ternyata aku salah, saat aku memantau WA, ternyata terdapat notifikasi undangan grup baru. 'PKM 2021'. Wah, aku bahkan masih tidak percaya. Setelah dijelaskan secara keseluruhan oleh Pak Kris, aku akhirnya mendapatkan gambaran tentang tema dan judul PKM yang akan kami buat. Selain dapat mengetahui secara detail bagaimana menulis proposal untuk pengajuan PKM yang baik dan benar, mengetahui bagaimana proses dan mekanismenya, aku juga memperoleh kenalan kakak tingkat baru, Kak Vania, Kak Agatha, dan Kak Shanly. Kemarin tanggal 12 Maret batas waktu pengumpulan proposal PKM untuk diajukan ke tingkat Universitas. Harapannya semoga proposal kami ini bisa diterima dan ditindaklanjuti oleh pihak kampus, bahkan sampai ke tingkat nasional. Oya, di PKM ini aku mendapat tugas untuk menyelesaikan kajian pustaka Bab 2. 
    Aku masih belum bisa mengatakan kepada Esra dan Marylin, karena tidak enak pada mereka, namun, ternyata setelah mendapat penjelasan dari Kak Vania, bahwa PKM yang kami ajukan ini basisnya pada mahasiswa pendidikan fisika, bukan jurusan fisika, sayang saja, bila esra dan marylin yang harusnya bisa ikut PKM lain di bidang yang lebih luas sesuai jurusan yang mereka ambil. 
    Tapi, setelah Pak Kris jelaskan, mahasiswa dari jurusan lain bahkan lintas prodi sekalipun bisa ikut dalam PKM kami ini. Dan faktanya, ternyata kak Shanly merupakan mahasiswa jurusan fisika. Loh, kok jadi membingungkan ya. Aku bahkan sampai sekarang belum berani menceritakan hal ini ke sahabatku marylin dan esra. Semoga segera bisa kuceritakan yang sebenarnya ya, agar mereka tidak terlalu berharap. 
    Demikian cerita blog kali ini dalam edisi serba-serbi perkuliahan. Tuhan memberkati🙏
Continue reading PKM 2021.

Skenario Tuhan Begitu Hebat

    

Pertemuan terakhir kami di tahun 2020



  'Skenario Tuhan yang Begitu Hebat' menurutku sangat tepat untuk menggambarkan cerita di blog kali ini. Banyak sekali jaringan dan pertemanan baru yang aku peroleh sampai detik ini. Terlebih manfaat yang aku dapat dari setiap jaringan baru yang aku masuki. Salah satunya 'Go Club'. Aku mengenal kegiatan ini saat di kelas 2 Sekolah Menengah Atas. Ketika itu aku harus menggantikan posisi ketua D'nava atau The nature Conservation, yaitu salah satu ekstrakurikuler yang ada di sekolahku. Dimana pada saat itu, dia yang juga adalah teman sekelasku berhalangan hadir. Aku ingat sekali waktu itu kegiatannya berlangsung di Yayasan Orang Utan Indonesia atau yang biasa dikenal sebagai Yayorin.

    Dari situlah ceritaku dimulai. Lewat perbincangan kami para delegasi dari tiap-tiap SMA dan SMK bersama dengan salah seorang pengurus Yayorin yang juga sekarang menjadi sahabatku, bisa dibilang begitu...😀Kak Aliah, aku jadi punya banyak pencerahan dan pemahaman yang selama ini gak aku dapat di sekolah ataupun pendidikan formal selama ini.

    Di akhir perbincangan, sebelum pulang, kak Al meminta kesediaan kami untuk mengisi daftar hadir dan juga nomor telepon. 'Kak Al' begitu sapaanku kepadanya, menawarkan kepada kami bila berminat, bisa datang ke rumahnya di Jalan Pasanah, Gang Banteng. Tentu saat itu aku sangat antusias dan bersemangat, karena aku yakin apa yang disampaikan kak Al itu sangat-sangat bermanfaat dan membangun. 

    Akhirnya pada hari Sabtu, Malam Minggu, aku memberanikan diri untuk berkunjung ke rumah kak Al. Banyak sekali hal yang membuatku terkejut. Pertama, aku baru mengetahui bahwa Kak Al adalah kakak kandung dari adik kelasku di SMP dan SMA. Kedua, Kak Al dan Fahbel temanku sudah sejak lama saling kenal. Ketiga, aku mengenal lebih dekat Guntur, anak Madrasah Aliyah Negeri di kotaku PangkalanBun yang sempat aku kenal beberapa waktu sebelumnya di rumah sahabatku megie. Keempat, aku mengenal dan lebih tahu soal Lala, yang ternyata adalah anak dari om langganan tempatku jika mencetak tugas ataupun memfotokopi kertas. Dan yang kelima, atau yang terakhir, aku tahu, rumah kak Al bukan seperti apa yang ia katakan 'Gubuk sederhana kami di gang banteng' , tapi menurutku itu lebih dari sekadar rumah. Itulah rumah yang sebenarnya. Jelas sangat nyaman, luas, asri, dan sejuk. Banyak pepohonan, tanaman, bunga, dan pot-pot menarik yang mengelilingi kediaman kak Al. 

    Sampai hari ini, setelah berbagai hal yang aku lewati, aku masih bisa menyerap banyak ilmu dan pengetahuan dari kak Al yang aku tau itu adalah ilmu yang luar biasa mahal. Terima kasih kak Al sudah mau berbagi dan mengajarkanku banyak hal di dunia ini yang belum aku mengerti. ✋💥

    Salam untuk siapapun yang membacanya.  

Continue reading Skenario Tuhan Begitu Hebat

Nyanyi lagu Mbk Perri

 


    Halo kawan blogger semua... Kembali lagi di konten musik blog. Kali ini aku mau berbagi video duet singkat bersama dengan tiktokers dari luar negeri yang aku gak tau siapa😁Kebetulan lagu ini adalah salah satu lagu favoritku. Sesuai dengan tipe tempramen ku, melankolis dan flegmatis. Jenis musik yang aku suka juga sebagian besar adalah musik-musik yang sedih, melow, slow, dan lebih berpusat pada emosi. 
    
    'Jar of Hearts'  adalah salah satu karya terbesar dari seorang musisi kenamaan Amerika Serikat, Christina Perri. Lantunan melodinya seolah-olah mengandung sihir yang membuat siapa saja yang mendengarnya menjadi hanyut dalam alunan musiknya. Pertama kali aku tahu lagu ini dari seorang teman SMA, pada saat kami mendapat tugas untuk merepresentasikan lagu dalam bahasa inggris pada pelajaran Bahasa Inggris Lintas Minat. 
    Yang bisa ku bagikan hanya sekadar bagian reff dari lagunya ya. Semoga kalian menyukainya. 


Continue reading Nyanyi lagu Mbk Perri

Reuni di Saung Bu Rudy

11 orang Hamba Allah
('Hamba Allah' nama kelas kami dulu)

   
Dari kiri atas; Fahbel, Riko(aku), Naufal, Febri, Aji(Wahyu), Dicky
Kiri tengah; Anisa, Indri, Audira, Maulida
Paling bawah; Syafa

    Haloha... ,bagaimana kabarnya hari ini sobat blogger? Semoga selalu sehat dan tetap semangat ya. Nah, kali ini aku mau berbagi cerita tentang pengalaman reuni kemarin, yang berlangsung pada hari Minggu, 21 Februari 2021. Atas usulan dari teman kami Dicky Ferdiansyah, Muhammad Syafa Choirul Habib, dan Anisa Meilani lewat grup Whatsapp kelas 9, dan dengan diskusi cukup panjang, akhirnya kami sepakat untuk mengadakan reuni kecil di salah satu tempat makan yang ada di kotaku. Tempat yang kami pilih adalah tempat yang sama waktu kami mengadakan reuni 3 tahun yang lalu bertepatan dengan bulan puasa. Saung Bu Rudy. Tempatnya nyaman, sejuk, dan bersih tentunya. Kami juga bisa menikmati suasana sambil duduk-duduk selonjoran. Tentu, sesuai dengan nama tempatnya 'saung' bu rudy. Pengunjung tidak duduk di kursi, melainkan duduk di tempat yang telah disediakan. 

    Reuni ini kami lakukan karena beberapa teman SMP kelas 9 masih ada di PangkalanBun. Cukup sulit sebenarnya untuk  menghadirkan semua , karena kami sudah punya kesibukan dan aktivitas masing-masing. Yang paling utama sih, karena perkuliahan. Peraturan dan kebijakan kampus yang berbeda-beda menjadi tantangan terbesar untuk menghadirkan semua teman. Sayangnya, mayoritas anggota kelas 9A sudah banyak yang berada di luar kota, karena sudah harus mengikuti perkuliahan luring atau tatap muka. Ada juga yang tidak bisa bergabung karena kurang mendapat izin dari orang tua ataupun karena alasan yang lainnya. Yang pasti setidaknya kita sudah berusaha untuk merangkul dan membangkitkan kenangan-kenangan di sekolah menengah pertama. 

    Awalnya kami sepakat untuk hadir di sana pukul  10 pagi kalau tidak salah, namun karena aku, dan 2 orang teman yang lain belum bisa memastikan  hadir atau tidaknya di jam 10 itu, jadwal pun diundur ke jam 2 atau 3 sore. 
    Hanya 11 orang yang hadir dari 30 an orang yang harusnya ada di tempat waktu itu. Namun, bukan berarti kegiatan reuni tidak 'jadi'. Dengan membawa cerita yang berbeda dari tiap kampus, dipertemukan kembali di saung bu Rudy dengan 1 cerita yang sama. Kisah kasih waktu berada di Sekolah Menengah Pertama. 
    Sebelum kami bercerita dan bernostalgia, kami menikmati hidangan yang ada di sana. Kebetulan waktu itu menu makanan yang ada sudah habis, jadi hanya 2-3 orang teman yang mendapatkan makanan. Sisanya.... Minum es doger. Aku sendiri sudah pesan terlebih dahulu dengan Anisa yang sampai disana sejak awal. Sayangnya es dogerku sudah mencair karena terlalu lama didiamkan, menunggu tuannya datang, yaitu aku. Hehehehe...😁













Sedikit kenangan dari kami di atas...

    Setelah selesai menikmati hidangan, kami mulai bercerita dan sedikit bergosip tentang banyak hal. Tapi lebih banyak soal kehidupan dan drama-drama waktu di sekolah menengah pertama. Banyak yang kami bicarakan waktu itu. Dan pada akhirnya tidak terasa sudah hampir pukul 5 sore, sebelum kami pulang ke kediaman kami masing-masing, kami melakukan beberapa sesi foto bersama. Istilah gaulnya 'Wefie'. Kemudian dengan  sedikit bantuan dari karyawan saung, kami pun melakukan beberapa sesi foto terakhir. 
    Aku bersama maulida, Febri bersama Audira, sedangkan Dicky, Syafa, Naufal, Aji, dan Indri masing-masing dengan kendaraanya. Ditambah Fahbel dan Anisa yang bersama menggunakan mobil. Komplit 11 orang menutup cerita reuni 9A. Menurutku hanya 1  yang kurang, kehadiran wali kelas kami, Bu Yusti dan Bu Sinta. Demikian cerita dari aku, semoga menghibur. Tuhan memberkati. 




Continue reading Reuni di Saung Bu Rudy

Kuliah Statistika Ciptakan Tawa.

    Serba-serbi perkuliahan hari ini akan bercerita soal pengalaman menarik kemarin saat aku mengikuti kuliah statistika dasar dengan Dosen Pengampu Pak Leopoldus Ricky Sasongko, M.Si. Beliau bisa dibilang adalah dosen yang lucu dan menyenangkan. Mengapa? karena setiap kali mengajar, beliau tak jarang memberi selingan humoris atau yang dalam istilah 'Jawa'  disebut 'guyonan' kecil.

    Menurutku, beliau adalah dosen terlucu kedua setelah Pak Kris. oiya, untuk cerita tentang pak Kris bisa aku bagikan di lain waktu ya. 

    Beberapa ujaran atau ungkapan lucu yang pernah Pak Ricky katakan  cukup membuatku tersenyum bahkan hingga tertawa sendiri di depan layar laptop. Nah, pada perkuliahan hari Kamis, 18 Februari 2021 kemarin, ada satu hal lucu lagi yang tidak bisa aku tolerir. Sebenarnya biasa saja sih, mungkin bagi sebagian teman-teman, tidak ada hal yang menarik dari apa yang akan aku ceritakan, tapi percayalah, secara pribadi aku tidak bisa menahan tawa sendiri. 

    Pukul 09.00 lewat 15 menit kami memulai kelas. Setelah mengisi presensi di 'siasat' atau Sistem Informasi Akademik Satya Wacana dan juga 'FLearn' atau Fleksibel Learning akupun mulai mengikuti dan mendengar penjelasan demi penjelasan yang beliau paparkan. Namun, tiba-tiba pada pukul 10.00 kurang 5 menit, suara pak Ricky menghilang. Awalnya aku kira masalah kestabilan jaringan. Namun, ternyata beberapa saat kemudian muncul pemberitahuan di grup Whatsaap kami, yang tak lain dan tak bukan adalah pemberitahuan dari pak Ricky sendiri. 

    

    Bisa dilihat pada gambar di atas. Nah, awalnya listrik di kampus padam, sehingga gmeet yang sedang berlangsung jadi bermasalah, karena jaringan Wi-Fi kampus otomatis mati juga. Kemudian setelah beberapa menit, Pak Ricky bisa bergabung dalam gmeet kembali dengan menggunakan jaringan hotspot pribadi. Oke, selesai sudah. Aku kira, masalahnya teratasi, kami pun bisa mengikuti kelas dengan lancar. Setelah jalan kurang lebih 30 menit, tiba-tiba hal yang tidak diinginkan kembali terjadi. 
    Di tengah-tengah penjelasan, suara Pak Ricky kembali menghilang dan perlahan tampak di layar laptop, 'Pak Ricky has left the meeting' . Otomatis aku dan rekan mahasiswa yang lain pun bingung. 
    Tanpa menunggu waktu yang lama, muncul notifikasi pesan dari grup statistika dasar kami, tentu saja pesan dari Pak Ricky...
    
    😅Aku seketika bingung, sedih, sekaligus tertawa. Tertawa bukan karena senang kelas pada hari itu selesai lebih cepat dari waktu yang seharusnya, namun karena pesan dari Pak Ricky di atas yang bisa teman-teman lihat sendiri. 
    Membaca pesan beliau saja aku sudah tertawa, bagaimana jika mendengar ucapannya. Aku tidak bisa membayangkannya. Sedih tapi, karena jam belajar kami menjadi kurang efektif dan efisien. Ditambah lagi, di awal-awal perkuliahan, ternyata komputer milik Pak Ricky salah setting. Alhasil, topik utama yang seharusnya dibahas pada perkuliahan kemarin jadi ditunda kemudian. Penasaran topiknya apa? Topik nya adalah mengenai 'Cara untuk mengimport data dari excel ke program R'  . Sekian cerita dari serba-serbi perkuliahan hari ini. Semoga bermanfaat. Tuhan berkati...



Continue reading Kuliah Statistika Ciptakan Tawa.

Semangat Kerja lewat Daun Musa paradisiaca!

 

    Cari uang untuk kebutuhan hidup sekarang agak susah. Kalau cari uang untuk gaya hidup, hmmm apalagi...sangat susah. 'Agak' dan 'Sangat' itu dua kata yang berbeda. Maknanya pun tak sama. Walaupun hampir mirip, tapi jelas keduanya punya tingkatan yang berbeda. 


     Oke, Kali ini aku mau berbagi cerita soal rutinitas mingguan yang biasa aku lakukan. Sesuai dengan judulnya, 'Semangat Kerja Lewat daun Musa Paradisiaca' . Maaf kalau penulisan nama ilmiahnya kurang tepat. Seingatku ya seperti itu. Sudah jelas kalau daun pisang inilah yang jadi alternatif tambahan untuk uang saku ku. sepuluh hingga dua puluh ribu rupiah yang aku dapat untuk 4 sampai 6 gulungan daun pisang. 

    Daun pisang muda maupun daun pisang tua, semuanya dibutuhkan. Memangnya buat apa sih? Jadi, daun-daun ini digunakan sebagai alas piring bambu untuk salah satu warung makan di daerahku.
    Bisa dilihat, pada gambar di atas, itulah warung makan yang biasa menggunakan daun pisang sebagai alas piring bambunya. Di tempatku, kami biasa menyebutnya 'Angkringan'. 
    Aku bersyukur karena tanteku bekerja di sana sebagai penjaga dan tukang masak nya. Soal rasa, tidak usah diragukan lagi. Super duper enak! Apalagi rasa gudeg nya yang khas. Tidak kalah dengan gudeg asli Yogyakarta. 
    Permintaan daun pisang memang tidak menentu, tergantung pada intensitas pengunjung warung makan. Semakin ramai pengunjung warung, semakin cepat habis stok daun pisang, sebaliknya, jika pengunjung warung tidak terlalu banyak seperti biasanya, maka stok daun pisang yang ada tetap utuh dan aku tidak perlu mencari daun pisang lagi.

    Biasanya aku dibantu oleh ibu, namun kemarin aku melakukan semuanya sendiri, dari memotong daun pisang, memisahkannya dari batang daunnya, sampai menyiapkannya ke dalam plastik. Sama seperti pekerjaan pada umumnya, ada bagian yang menantang dan ada bagian yang menyenangkan. Bagian menantangnya adalah saat aku harus masuk ke bagian rerumputan yang paling dalam, bagian yang lembap , dengan risiko ular weling atau ular belang kuning beracun yang bersarang di sana. Bagian yang menyenangkan tentu saja saat aku mendapat upah dari hasil pencarianku. Rasanya senang sekali. Puji Tuhan. 
    Apapun akan aku lakukan untuk bisa membantu meringankan beban ekonomi keluargaku, selama itu baik dan positif. Satu hal yang aku peraya, bahwa 'Tuhan itu selalu dekat dan ada pada orang-orang yang mau berusaha'.
    Itulah sedikit cerita dariku, semoga bisa menginspirasi dan menyemangati kawan blogger sekalian. Semangat anak muda!

Continue reading Semangat Kerja lewat Daun Musa paradisiaca!

Serba-serbi Perkuliahan

 


    Selamat Hari Minggu dan Selamat Hari Kasih Sayang. Tuhan memberkati. Senang  dan bersyukur banget, karena hari ini masih diberi kesempatan oleh Tuhan untuk hidup, belajar, dan berkarya. Kadang masih tidak menyangka, kebaikan dan berkat Tuhan yang ada buat kehidupan ku sampai pada hari ini.  Aku bisa ada sampai saat ini semua murni karena pertolongan Tuhan. 

    Tidak terasa, sudah jalan di semester 2, perkuliahan ku. Waktu yang terasa sangat cepat dan seolah-olah terjadi begitu saja. Kalau boleh cerita soal perjuangan dan keajaiban yang terjadi dan berjalan selama ini, aku rasa tidak akan ada habisnya. Bagaimana seorang anak yang berasal dari keluarga yang kurang mampu, dengan berbagai keterbatasan yang ada, berusaha mencari secercah cahaya kecil untuk masa depannya. Seorang anak yang tidak mau menyerah begitu saja pada keadaan hidupnya. Seorang anak yang percaya dan selalu memeluk erat mimpi-mimpinya. Seorang anak yang hanya punya keyakinan dan pengharapan pada Penciptanya. 

    Ya, itulah aku. Aku berterima kasih kepada Tuhan, walau dengan segala tantangan dan hambatan yang ada di depan, aku masih bisa bertahan sampai sejauh ini. 

    Kuliah yang awalnya hanya sekadar kata-kata dalam untaian doa dan angin mimpi, pada akhirnya bisa terwujud lewat pertolongan Tuhan dari tangan-tangan baik orang yang murah hati. Dari kebimbangan yang ada, Tuhan  permudah dengan pilihan-Nya. Mungkin aku pikir awalnya tidak sesuai dengan pilihan hatiku, tapi aku tahu, inilah Pilihan-Nya. 



    Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga atau yang dikenal sebagai UKSW, ternyata jadi tempat pilihan Tuhan untuk diriku menimba ilmu. Dari sekian banyak pilihan yang ada di depan, ternyata Tuhan sudah sediakan. Satu tempat terbaik, yang akhirnya aku sadar, bahwa Tuhan melihat lebih jauh ke depan, daripada kita yang sekadar melihat. 



    'Pendidikan Fisika' jadi jurusan terbaik yang bisa ku ambil. Dari situ lah, aku bisa merasakan bangku kuliah tanpa beban biaya sedikitpun. Aku sadar, bukan jurusan yang menentukan kesuksesan, tapi bagaimana kita menyerap dan mengelola ilmu yang diberikan, untuk meningkatkan kapasitas diri kita. 

    Setelah jalan efektif 6 bulan masa perkuliahan ini, aku banyak belajar soal manajemen, disiplin waktu, dan tanggung jawab. Semester 1 kemarin jadi masa pengenalan dan penyesuaian buat ku. Aku berterima kasih kepada Tuhan Yesus yang sudah memberikan Bu Marmi Sudarmi dan Om David Pakili menjadi orang tua keduaku. Berkat Tuhan melalui merekalah yang membuatku bisa mengecap rasanya bangku kuliah. 

    Indeks Prestasi di semester awal puji Tuhan, pas 3,00. Aku berharap, di semester kedua ini, indeks prestasi ku bisa meningkat. Tuhan memberkati kawan bloger semua. Peace.

Continue reading Serba-serbi Perkuliahan

Can't Help Falling In Love...

 





    Teruslah bernyanyi, latih terus suaramu dan jangan pernah berhenti. Siapa tau suatu hari nanti kamu bisa jadi penyanyi yang baik. Amin. 
    Kali ini aku coba menyanyikan bagian reff dari lagu Elvis Presley. "Can't Help Falling In Love'. Biasa aja sih. Namanya juga duet coba-coba ya. Karena aku juga tidak bisa memainkan alat musik, jadi aku pakai cover piano dari tiktokers. Yang bisa diandalkan hanya pure suara. 
    Lagu ini juga booming banget di zamannya. Dan sekarang masih jadi legenda di industri musik dunia. Kadang juga jadi lagu andalan untuk audisi The Voice. Semoga kawan bloger semua menyukainya. God Bless. 

Continue reading Can't Help Falling In Love...

Mengesampingkan Ego Demi Selembar Rupiah


Rujak Buah Depan TPU Islam.

 

     Mungkin banyak dari kalian yang tidak tahu, bagaimana beratnya godaan yang muncul saat kita bekerja sebagai tukang ojek. Dalam hal ini, soal makanan dan minuman yang kita beli untuk pelanggan. Tidak jarang, rasa ingin tahu dan mencoba-coba itu muncul dalam pikiran kita. "Bagaimana ya kalau aku beli kue itu juga" Misalnya... 



    Secara pribadi, aku tidak terlalu menyukai jajanan yang aneh-aneh. Maklum, lidahku kampung. Tapi, kadang tampilan minuman dan makanan yang kita bawa membuat hati kita tergoda. Ditambah lagi rasa penasaran yang timbul, karena kita belum pernah mencoba bahkan mengenal makanan atau minuman itu sebelumnya. Ya namanya juga pekerjaan kan, banyak godaan dan tantangan yang muncul dari beragam asal. 



    Kadang kita sudah berkomitmen untuk tidak menghabiskan uang pendapatan, namun fakta di lapangan b berkata lain. Egoisitas kita memang perlu dikendalikan. Bagaimanapun caranya... , Tetap semangat buat aku dan diriku. Jangan pernah menyerah, teruslah bekerja dan berkarya. Sekian, teman-teman yang bisa aku bagikan , semoga bermanfaat. God Bless...



Continue reading Mengesampingkan Ego Demi Selembar Rupiah

Pentingnya Punya Keluarga yang Ahli di salah satu bidang Kesehatan.



    Hai teman-teman blogger. Hari ini aku posting 2 blog sekaligus ya. Banyak banget sebenarnya yang mau aku ceritakan. Namun, kita angsur aja ceritanya ya. Jangan sekaligus semuanya, karena cerita-cerita terbaik itu biasanya muncul belakangan. 
    Sesuai judulnya, 'Pentingnya Punya Keluarga yang Ahli di salah satu Bidang Kesehatan' . Langsung ke ceritanya ya...
Hari Kamis, 11 Februari 2021 kemarin, ibu ku mulai merasakan sakit yang luar biasa. Sampai dalam 1 hari itu, ibu ku sudah bolak-balik kamar mandi hingga 15 kali. Kalian bisa tebak kenapa? Ya, benar, karena diare. Awalnya aku gak tau, kalau seseorang yang terkena diare, tidak boleh minum teh atau susu. Jadi ya waktu itu, ibu ku mencoba membuat segelas teh hangat untuk membantu meredakan rasa mulas dan sakit di perutnya. 
    Sampai pada puncaknya di waktu malam hari. Tubuh ibu ku sudah mulai panas. Ibu sampai mengeluh kesakitan, karena kaki dan pahanya terasa terbakar juga pegal. Aku coba untuk menenangkan ibuku sambil mencari informasi di internet seputar sakit diare. Obat-obat herbal apa yang bisa aku berikan sementara untuk mengobati sakit ibu. Aku juga akhirnya tau, ternyata susu dan teh merupakan minuman yang tidak boleh dikonsumsi selama terkena diare. 
    Karena ibu sudah merintih kesakitan, ditambah ibu yang menyarankan untuk menghubungi salah satu kerabat dekat kami, aku beranikan diri menghubungi beliau lewat chat WA. Puji Tuhan, saat aku mengirimkan pesan pertama, seketika itu juga langsung dapat balasan dari beliau. Aku ceritakan semua kronologis keadaan ibu, dari awal sampai malam itu. Sedikit info, kerabat kami ini namanya Fani. Biasa aku memanggilnya 'Uwa' yang merupakan panggilan bahasa Ambon untuk menyebut 'Tante' . Uwa Fani memiliki latar belakang pendidikan farmasi. Tidak tanggung-tanggung, beliau adalah lulusan farmasi UGM tahun 2006 kalau aku tidak salah. 
    Ya, kalian sudah bisa tebak tentunya, mengapa ibu ku meminta ku untuk menghubunginya. Disamping karena kompetensinya dalam bidang/ilmu kesehatan, beliau juga adalah seorang yang ramah dan baik hati. 
    Aku tidak bisa membayangkan apabila, aku tidak memiliki nomornya. Atau kalau aku hanya berusaha menangani ibu dengan keterbatasan ilmu dan pemahaman yang aku miliki. Memang aku akui, beliau sungguh orang yang sangat cerdas. Walaupun tidak bekerja sebagai seorang apoteker, namun beliau mempunyai hobi yang lain, yaitu travelling. Sangat menginspirasi sekali.  
Karena itu aku percaya, seperti yang pernah dikatakan mentor ku dulu, "Bahkan dalam suatu negara, isu-isu yang paling penting adalah soal Pendidikan dan Kesehatan". Maka dari itu, bersyukurlah kalian yang saat ini mempunyai keluarga, pasangan, atau bahkan sedang menempuh kuliah di jurusan kesehatan. Apapun profesinya. Tetap jalani dan syukuri itu. Sekian. 
Uwa fani waktu muda. 

Continue reading Pentingnya Punya Keluarga yang Ahli di salah satu bidang Kesehatan.

Angpao di tahun 2021


    Gong Xi Fa Cai! Selamat tahun baru China bagi teman-teman yang merayakan. Tuhan memberkati. Nah, kali ini, aku mau cerita tentang berkat yang aku terima tepat hari ini pukul 2 siang tadi. Jadi, sudah beberapa hari, aku belum dapat panggilan untuk mengantar pesanan, namun, tiba-tiba, seorang teman yang biasa menggunakan jasaku menelpon, dan mengatakan kalau hari ini aku harus  mengantarkan makanan ke salah satu rumah customer di depan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Pakunegara. Kebetulan, customernya ini adalah pemilik toko atau bengkel motor 'Cahaya Motor' namanya.
    Segera aku pergi ke rumahnya untuk mengambil makanan customer tadi. Saat dia keluar, dia membawa makanan dan 1 angpao besar berwarna merah dengan tulisan 'Best Wishes For You' di bagian depannya. "Ini rik, dari mamahku, untuk kamu" . Wow, aku gak menyangka sama sekali, walaupun sebenarnya hari raya imlek itu udah lewat, tapi ternyata berkatnya masih bisa aku terima hari ini. 
    Aku hanya bisa mengucapkan terima kasih kepadanya, setelah itu, aku langsung menuju ke lokasi customer. Dengan kebaikan Tuhan tentunya, saat aku menerima uang dari customer, ternyata ia sudah memberikan bonus 5 ribu untukku. Harusnya uang pengiriman hanya 10 ribu. Wow, double bless today! Dari pengalamanku hari ini, aku percaya, bahwa Tuhan selalu punya skenario terbaik buat diri kita. Selama kita terus mau bangkit, bangun, dan berusaha. Andai waktu temanku menghubungiku, dan aku tidak meresponnya karena aku malas, mungkin aku gak akan dapat berkat lebih hari ini. Sekian... semoga bisa menginspirasi teman-teman blogger semua ya. Terima kasih Helen dan Mas yang punya bengkel. 
 

Foto Angpao yang aku jepret di jalan tadi siang. 

Continue reading Angpao di tahun 2021

Duet Lagu Beyonce

 





    Senang sekali rasanya bisa aktif kembali nge-blog setelah sekian lama vakum karena berbagai kesibukan yang aku lakukan. Saat lagi semangat-semangatnya seperti ini, ide-ide baru akan selalu muncul. Nah, beberapa waktu yang lalu, aku coba ikutin trend yang lagi booming di tiktok. Aku juga gak selalu ngikutin setiap hal baru yang muncul di tiktok, aku pilih beberapa aja, salah satunya ya duet nyanyi ini. Kenapa aku pilih ngikutin trend ini, karena pertama, aku tau aku bisa nyanyi. Baru bisa aja lo ya... Karena kalau penyanyi, itu sudah pasti bisa nyanyi, beda sama yang suka atau bisa nyanyi, belum tentu bisa disebut sebagai seorang penyanyi. Kedua, karena mau menghibur dan menampillkan sedikit pertunjukkan duet yang sederhana. Harapannya sih, bisa duet beneran bareng penyanyi aslinya, walaupun sekadar duet via tiktok, atau sekadar nyanyiin lagu penyanyi aslinya. Kebetulan, aku juga suka banget dengan lagu 'Halo' dari Beyonce ini.
    Semoga kawan bloger bisa menikmati ya. Tuhan memberkati. 

Continue reading Duet Lagu Beyonce

Duet Bareng Raisa










     Halo kawan bloger. Gimana kabarnya hari ini, semoga tetap sehat dan selalu semangat ya. Di blog kali ini, aku mau sedikit menunjukkan penampilan duet perdana ku bareng salah satu penyanyi Indonesia yang luar biasa. Siapa lagi kalau bukan  Raisa. Senang banget rasanya, yah walaupun hanya sekadar duet lewat aplikasi tiktok, tapi semoga di lain kesempatan, aku bisa duet beneran di panggung bareng mbak raisa. Lagu yang aku coba nyanyikan adalah recycle dari salah satu diva kebanggaan Indonesia Titi DJ. Dengan dinyanyikannya lagu 'Bahasa Kalbu' versi Raisa ini, membuat penikmat musik di Indonesia semakin tergugah untuk bernostalgia kembali pada era di awal kemunculan lagu ini.

    Sedikit mengikuti trend sebenarnya, tapi ya gak apa-apa lah, selagi dalam hal positif, gak ada salahnya kan. Semoga apa yang kawan-kawan dengar dan saksikan bisa sedikit menyejukkan telinga ya.

Continue reading Duet Bareng Raisa

Cerita Seru Seru Tentang Ojek Online

    

    Ya, sesuai judulnya, beberapa hari kedepan, aku akan berbagi pengalaman selama aku mulai mencoba profesi sebagai tukang ojek. Kalau ditanya "sejak kapan kamu mulai ngojek?"  Hmmm, aku rasa selepas kelulusan Sekolah Menengah Atas. Waktu itu tahun 2020 , tepatnya bulan April, kalau aku gak salah, setelah diberikan surat tanda kelulusan sementara sebagai pengganti ijazah, ada waktu selang berapa bulan sebelum UTBK. Karena adanya pandemi ini, membuat pemerintah melakukan terobosan kebijakan, sehingga UTBK yang harusnya dilaksanakan pada bulan April, jadi diundur beberapa bulan setelahnya. Nah, balik lagi nih, selama selang waktu itulah, aku dapat ilham dari adik ku, wawan. Awalnya dia yang punya ide seperti itu, dan dia juga juga yang udah mulai duluan daripada aku. Karena waktu itu, jam  belajar di SMA padat banget, apalagi waktu kelas 12, kami pulang sore terus. Kalau wawan, untungnya jam belajar di SMP gak sampai sore. Jadi dia punya banyak waktu buat nawarin jasanya. 
    "Terus cerita serunya mana?" Eitzzz, tunggu dulu, justru itu, di blog pertama ini, aku hanya coba menceritakan awal  kisah kenapa aku bisa jadi tukang ojek. Untuk cerita-cerita selanjutnya, tetap pantau terus blog ini, dan salam sehat untuk kita semua! Semangat...
Continue reading Cerita Seru Seru Tentang Ojek Online

New Year, New Me!

 



    Senin, 08 Februari 2021, jadi waktu terbaik buat aku memantapkan diri untuk berubah dari segala kebiasaan dan karakter-karakter kurang baik . Yah, begitulah adanya. Sangat disayangkan, daftar resolusi akhir tahun 2020 yang sudah aku buat untuk menyambut tahun 2021, sejatinya bisa terlaksana di awal tahun, namun baru bisa terlaksana  secara nyata pada minggu kedua di bulan kedua tahun 2021 ini. Sebenarnya tidak ada kata sulit untuk melakukan perubahan, hanya saja, faktor dari luar dan godaaan-godaan yang ada terlalu kuat mengundang. Sudah banyak kegagalan dan kesalahan yang sering ku lakukan  berulang-ulang. Entah mengapa sangat sulit untuk keluar dari zona nyaman ini. Banyak sekali gejolak yang timbul di dalam hati,  sampai-sampai rasa-rasanya dada ini sesak setengah mati. Tuhan, berikanlah aku kekuatan untuk bisa berubah, totalitas berubah, dan tanpa setengah-setengah. Aku ingin berubah agar bisa berbuah, bukan sekadar hanya karena sakit atau saat menjelang ujian. No! 
    Jadi versi terbaik dari diri kamu! Dan jangan pernah ngebandingin diri kamu dengan orang lain, tapi bandingin diri kamu dengan dirimu yang kemarin... Selamat melakukan perubahan ya untuk aku dan kamu, dimanapun kalian berada.

Continue reading New Year, New Me!